PENGHALANG-PENGHALANG DALAM MENUNTUT ILMU – bagian 2

PENGHALANG-PENGHALANG DALAM MENUNTUT ILMU – 2

العائق الثالث:  الاعتمادعلي الكتاب دون العلماء.

Penghalang ketiga : “Hanya Bersandar (Belajar) Pada Kitab Saja Tanpa (Bimbingan) Seorang Guru

Berkata Imam Syafi’i rahimahullah:

من تفقه من بطون الكتاب ضيع الأحكام.

Barangsiapa yang mempelajari ilmu fiqh (hanya) dari kitab-kitab saja dia akan menghilangkan (banyak faedah) hukum

وقديما قيل: من كان شيخه كتابه, كان خطؤه أكثر من صوابه.

“Dan dahulu dikatakan: Barangsiapa yang gurunya adalah kitabnya, maka kesalahannya lebih banyak dari benarnya.”

Penghalang ke empat : Mengambil Ilmu Dari Al-Ashaaghir (Orang-orang Kecil Dalam Hal Ilmu)

Abdullah ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu berkata:

ولا يزال الناس بخير ما أخذوا العلم عن أكابرهم ، وعن أمنائهم ، وعلمائهم ، فإذا أخذوه عن صغارهم ، وشرارهم هلكوا .

“Senantiasa manusia berada dalam kebaikan apabila mereka mengambil ilmu dari para kibar (ulama), dan dari orang-orang amanah mereka, dan para ulama mereka, maka apabila mereka mengambil ilmu dari orang-orang kecil (Al-Ashaaghir) mereka dan orang-orang jelek mereka, mereka akan binasa.”

Dari Abu Umayyah Al Jumahiy bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alahi wassalam bersabda:

إن من أشراط الساعة أن يلتمس العلم عند الأصاغر.

“Sesungguhnya dari tanda-tanda hari kiamat adalah diambilnya ilmu dari Al-Ashaaghir (orang-orang kecil ilmunya/bukan dari para ulama).”

Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata:

لو رأيت رجلاً اجتمع الناس حوله لقلت : هذا مجنون ، من الذي اجتمع الناس حوله لا يحب أن يجود كلامه لهم .

“Jika aku melihat ada seseorang yang manusia berkumpul di sekelilingnya maka akan aku katakan: Ini adalah ORANG GILA. Siapakah orangnya yang ketika manusia berkumpul di sekelilingnya kemudian dia tidak suka untuk membagus-baguskan ucapannya kepada mereka?!

وقال أيضاً : بلغني أن العلماء فيما مضى كانوا إذا تعلموا عملوا ،وإذا عملوا شغلوا ، وإذا شغلوا فقدوا وطلبوا ، فإذا طلبوا هربوا .

Dan dia (Fudhail bin ‘Iyadh) rahimahullah berkata lg: “Telah sampai kepadaku bahwasanya para ulama dahulu jika mereka MENUNTUT ILMU, maka mereka MENGAMALKANNYA, dan jika mereka beramal maka mereka menjadi SIBUK (BERAMAL), dan jika mereka sibuk (beramal) maka mereka MENGHILANG, dan jika mereka hilang maka merekapun dicari-cari, dan jika mereka dicari-cari maka merekapun BERLARI (MENGHINDAR

***

عوائق الطلب, تأليف : عبد السلام بن برجس بن ناصرآل عبد الكريم

Sumber: WA Fawaid Salafy Wawondula

Leave a Reply