PENGHALANG-PENGHALANG DALAM MENUNTUT ILMU – bagian 6

Penghalang kedelapan : “CITA-CITA YANG RENDAH”

قال الفراء – رحمه الله تعالى – لا أرحم أحداً كرحمتى لرجلين : رجل يطلب العلم ولا فهم له . ورجل يفهم ولا يطلبه . وإني لأعجب ممن في وسعه أن يطلب العلم ولا يتعلم.

Al-Farro’ rahimahullahu berkata: “Aku tidak merasa kasihan kepada seseorang seperti rasa kasihanku kepada dua orang: (Yang pertama) Seorang lelaki yang menuntut ilmu, namun dia tidak memiliki pemahaman. (Yang kedua) Dan seorang lelaki yang paham namun dia tidak menuntut ilmu.

” Dan sungguh aku heran dengan orang yang memiliki kelapangan untuk menuntut ilmu tetapi dia tidak belajar.”

Ibnul Jauzi rahimahullahu berkata:

ولو أمكنك عبور كل أحد من العلماء والزهاد فافعل ، فإنهم كانوا رجالاً وأنت رجل ، وما قعد من قعد إلا لدناءة الهمة وخساستها .

واعلم أنك في ميدان سباقٍ والأوقات تنتهب ، فلا تخلد إلى كسل ، فما فات ما فات إلا بكسل ، ولا نال من نال إلا بالجد والعزم

“Jika mungkin bagimu untuk melampaui setiap ulama dan orang-orang zuhud, maka lakukanlah. Karena sesungguhnya mereka adalah laki-laki dan engkaupun laki-laki. Dan tidaklah duduk orang yang duduk kecuali karena rendah dan hinanya cita-citanya.”

Ketahuilah sungguh engkau berada dalam medan perlombaan, sedangkan waktu-waktu akan hilang. Maka janganlah engkau berkekalan dalam kemalasan. Maka tidaklah terluput sesuatu kecuali karena kemalasan. Dan tidaklah ada seorang pun yang memperoleh sesuatu kecuali dengan kesungguhan dan tekad yang kuat.”

فالله الله عليكم بملاحظة سير السلف ، ومطالعة تصانيفهم ، وأخبارهم ، فالاستكثار من مطالعة كتبهم رؤية لهم.

“Maka bertakwalah kepada Allah, wajib atas kalian untuk memperhatikan jalan salaf, dan menela’ah tulisan-tulisan mereka dan berita-berita mereka. Karena memperbanyak menela’ah kitab-kitab mereka adalah seakan melihat mereka.”

وليكثر من المطالعة ، فإنه يرى من علوم القوم ، وعلو هممهم ما يشحذ خاطره ويحرك عزيمته للجد .

“Hendaknya dia memperbanyak menela’ah, sungguh dia akan melihat ilmu-ilmu kaum tersebut (para salaf), dan tingginya cita-cita mereka yang mempertajam kemauan mereka dan menggerakkan tekad mereka untuk bersungguh-sungguh.”


عوائق الطلب، تأليف : عبد السلام بن برجس بن ناصر آل عبد الكريم رحمه الله

Sumber: WA Fawaid Salafy Wawondula

Leave a Reply