Nasehatku Untuk Si Madu

 

bunga_02# NASEHATKU UNTUK SI MADU (bagian pertama)

Ketahuilah bahwa keridhaanmu menikah dengan seorang ikhwan yang telah memiliki istri adalah PERKARA YANG AGUNG.

Hal tersebut menunjukkan ketakwaan dan Agamamu, insya Allah. PAHAMILAH INI !!! dan HARAPKANLAH !!! pahalanya disisi Allah ‘Azza wa Jalla, MANFAATKANLAH !!! waktu bagian untuk istri yang pertama dengan:

  • Memperbanyak membaca AlQur’an,
  • Mendengarkan kaset – kaset yang bermanfaat, dan
  • Membaca buku – buku yang berfaedah, sebagaimana sepantasnya bagimu untuk menunaikan tugas – tugas rumah dan menata dirimu,

JADILAH !!! seorang da’iyah kepada Allah Azza wa Jalla dalam hukum Ta’addud ini.

BUATLAH !!! Manusia paham terhadap hikmah Allah Azza wa Jalla dalam pensyari’atanNya terhadap perkara ini. Ingat JANGAN !!! menjadi PROVOKATOR bagi para akhwaat untuk menentang pernikahan yang kedua

ومن أحسن قولا ممن دعا إلى الله وعمل صالحا وقال إنني من المسلمين ‏‎

” Dan siapakah yang lebih baik perkataanya daripada orang yang mengajak kepada Allah dan beramal shaleh dan dia berkata ” sesungguhnya aku adalah dari kaum muslimin. (fushilat 33)

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

 

# NASEHAT KU UNTUK SI MADU (bagian kedua)

JANGANLAH !!! Berusaha merusak hubungan antara suamimu dan istri pertamanya dengan tujuan agar suami hanya menyukaimu karena ini adalah ”NAMIMAH” yang merupakan dosa besar

‎‏ لايدخل الجنة نمام رواه مسلم

artinya : Tidak akan masuk kedalam Jannah ( surga ) orang – orang yang mengadu domba… (Riwayat Muslim).

BERUSAHALAH !!! Agar suamimu tidak melihat itu darimu. Jika kamu melihat padanya kecenderungan pada istri yang pertama atau kecintaan – karena dia ingin bersama anak – anak nya atau yang lain – maka MENGALAHLAH !!! DAN RELAKANLAH !!! malammu untuk istri yang pertama, sebagaimana apa yang telah dicontohkan oleh UMMAHAATUL MUKMINIIN – para istri Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam – dengan memberikan sebagian malamnya kepada ibunda ‘aisyah radiyallahu ta’la ‘anha, sehingga kamu akan melihat buah yang baik dan besar , insya Allah.

JANGANLAH !!! berlebihan dalam cemburu karena sesungguhnya itu adalah kunci perceraian.

JAUHILAH !!! banyak mengeluh dan menampakkan kekesalan karena hal itu akan mewariskan kebencian.

TULUSLAH !!! untuk suamimu serta QANA’AH !!! dengan apa yang dia sanggupi dalam memenuhi berbagai hakmu.

KETAHUILAH !!! wanita Mukminah yang sebenarnya adalah yang ridha dengan pemberian Allah untuknya. Oleh karena itu,  JANGANLAH !!! menyusahkan suamimu dengan berbagai permintaan yang tidak perlu.

JANGANLAH !!! bebani dia dilluar batas kemampuannya serta JANGANLAH !!! memperberat tanggung jawabnya dengan hutang – hutang untuk memenuhi sebagian keinginanmu. Diantara yang jarang diceritakan kepada kita yaitu tentang keteladanan sebagian istri – istri yang menghargai kondisi suami – suami mereka yang tidak ada batasnya, walaupun mengorbankan maslahah mereka.

LIHATLAH !!! (( ketika Fathimah dan Ali bin Abu Thalib melewai hari – hari yang berat dalam masalah ekonomi, yang membuatnya menahan lapar sampai tiga hari, Ali radiyallahu ‘anhu melihat kulit Fathimah telah memucat. Suaminya bertanya kepadanya ” ada apa denganmu wahai Fathimah ? Dia menjawab ” semenjak tiga hari yang lalu kami tidak mendapatkan apa – apa dirumah” kemudian Ali berkata kepadanya, ” kenapa kamu tidak memberi tahu saya ?” Fathimah menjawab ” pada malam pernikahan, ayahku berkata kepadaku.”wahai Fathimah, apabila Ali memberimu..membawa sesuatu, maka makanlah, dan jika tidak, maka janganlah kamu meminta kepadanya”))  __ Almar’atul Mitsaliyah fi A’yunirrijal.

MANAKAH DIA WANITA – WANITA yang ingin meneladani Fathimah – radiyallahu ‘anha –

MANAKAH WANITA – WANITA yang bersungguh – sungguh ingin mendapatkan Jannah yang luasnya seluas langit dan bumi yang disiapkan untuk orang – orang yang bertakwa.

Ditulis oleh: Abu Muhammad RizQ.

Sumber: Forum Whatsapp Ta’zhiim As sunnah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.